Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Bahasa Indonesia Kelas 11 SMA
Panduan aktivitas penyelidikan siswa berbasis Deep Learning: Mindful, Meaningful, dan Joyful. Dilengkapi lembar pengamatan terstruktur, studi kasus fenomena nyata, dan rubrik asesmen kinerja.
PEMERINTAH PROVINSI / KABUPATEN DINAS PENDIDIKAN
SMA Negeri 1 Indonesia Unggul
Jalan Pendidikan Nasional No. 1 • Akreditasi A • Kurikulum Merdeka 2025
Model Pembelajaran Mendalam (Deep Learning): Mindful, Meaningful, & Joyful
1. ........................................................... (Ketua)
2. ........................................................... (Notulen)
3. ........................................................... (Praktisi)
4. ........................................................... (Presenter)
- Melalui penyelidikan kelompok, peserta didik mampu mengidentifikasi karakteristik dan prinsip dasar observasi lingkungan & penyusunan kerangka teks lho objektif secara teliti.
- Peserta didik mampu mengumpulkan, mencatat, dan mengolah data empiris pengamatan ke dalam tabel terstruktur dengan penuh integritas.
- Peserta didik mampu mempresentasikan temuan analisis kritis dan merefleksikan kebermanfaatan materi dalam memecahkan masalah kontekstual nyata.
Siswa hadir penuh, tenang, dan fokus memperhatikan fenomena awal melalui pernapasan terarah sebelum memulai investigasi.
Aktivitas menghubungkan konsep teori dengan pemecahan masalah dunia nyata yang dihadapi masyarakat.
Penyelidikan dilakukan dalam iklim kolaboratif yang hangat, interaktif, dan merayakan setiap penemuan ide kreatif.
Potensi Flora dan Ekosistem Kebun Sekolah sebagai Objek LHO
Banyak tumbuhan di sekitar halaman sekolah memiliki manfaat ekologis dan medis yang jarang disadari. Agar informasi ini bermanfaat bagi seluruh warga sekolah, kita perlu menyajikan fakta empiris yang akurat tanpa memasukkan opini pribadi yang bias.
Pilih satu spesimen tumbuhan atau sudut ekosistem hidup di lingkungan sekolah (misal: Pohon Trembesi, Lidah Buaya, Tanaman Toga).
Catat ciri akar, batang, daun, bunga, serta perkiraan ukuran tinggi secara kuantitatif terukur.
Cari informasi mengenai nama ilmiah (binomial nomenklatur) dan famili tumbuhan yang diamati.
Rangkai kalimat definisi menggunakan kopula (adalah, merupakan, yaitu) dan verba relasional.
Periksa draf tulisan untuk memastikan tidak ada kata subjektif seperti "sangat indah", "paling bagus", atau "menurut saya".
| Struktur Teks LHO | Aspek yang Diamati | Fakta Objektif Hasil Pengamatan | Kaidah Bahasa yang Digunakan |
|---|---|---|---|
| Pernyataan Umum | Nama Ilmiah & Taksonomi | Sansevieria trifasciata (Lidah Mertua), famili Asparagaceae | Kalimat Definisi (kopula "merupakan") |
| Deskripsi Bagian 1 | Morfologi Daun | Tegak memanjang 40-70 cm, tepi kuning cerah, permukaan berlilin tebal | Kata sifat objektif & ukuran metrik |
| Deskripsi Bagian 2 | Sistem Perakaran & Adaptasi | Akar serabut tebal, rimpang menjalar di bawah permukaan tanah | Istilah teknis biologi |
| Deskripsi Manfaat | Fungsi Ekologis & Lingkungan | Mampu menyerap gas polutan formaldehida dan menghasilkan oksigen malam hari | Verba aktif material & data referensi |
| (Data Tambahan 1) | ....................... | ....................... | ....................... |
| (Data Tambahan 2) | ....................... | ....................... | ....................... |
1. Ujilah kalimat berikut: "Bunga ini terlihat sangat memesona di pagi hari." Mengapa kalimat ini tidak layak dimasukkan ke teks LHO? Ubahlah menjadi kalimat objektif!
Ruang Jawaban Siswa: [ Tuliskan argumentasi berbasis data hasil pengamatan di sini... ]
Petunjuk Guru: Kata "sangat memesona" adalah opini emotif subjektif; gantikan dengan deskripsi warna pigmen dan diameter mahkota bunga.
2. Mengapa struktur LHO harus diawali dengan pernyataan umum sebelum masuk ke rincian bagian?
Ruang Jawaban Siswa: [ Tuliskan argumentasi berbasis data hasil pengamatan di sini... ]
Petunjuk Guru: Jelaskan logika deduktif klasifikasi dari konsep makro menuju spesifikasi mikro.
1. ............................................................................................................
2. ............................................................................................................
3. ............................................................................................................
1. ............................................................................................................
2. ............................................................................................................
1. ............................................................................................................
| Aspek Penilaian | Mahir (Skor 4) | Berkembang (Skor 3) | Awal (Skor 1-2) |
|---|---|---|---|
| Keterampilan Penyelidikan & Kerja Sama | Semua anggota tim aktif berbagi peran, menjalankan prosedur dengan cermat, dan saling mendukung (Skor 4). | Bekerja sama cukup baik, menjalankan prosedur dengan sedikit panduan guru (Skor 3). | Pasif, hanya mengandalkan satu teman dalam menyelesaikan tugas (Skor 1-2). |
| Ketepatan Data & Analisis Kritis | Data pengamatan tercatat rapi, akurat, dan analisis jawaban kritis menunjukkan nalar mendalam yang logis (Skor 4). | Data pengamatan lengkap, namun analisis pertanyaan kritis masih memerlukan bimbingan konsep (Skor 3). | Data tidak lengkap dan kesimpulan tidak selaras dengan fakta pengamatan (Skor 1-2). |
| Kualitas Refleksi & Komunikasi | Mampu merefleksikan proses belajar secara jujur dan mengomunikasikan hasil kerja dengan percaya diri (Skor 4). | Menulis refleksi dengan baik dan mampu menjawab pertanyaan diskusi sederhana (Skor 3). | Refleksi belum terisi atau hanya menjawab sepatah kata (Skor 1-2). |
Mengetahui,
Kepala SMA Negeri 1 Indonesia Unggul
Dr. H. Mulyono, M.Pd.
NIP. 19710814 199702 1 003
Kota Pendidikan, 15 Juli 2025
Guru Pengampu Mata Pelajaran
Tim Guru Penggerak Mata Pelajaran
NIP. 19840512 200801 1 008
Perangkat Pembelajaran Terkait (Bahasa Indonesia Kelas 11 SMA)
Pilih Tingkat Kelas Lain untuk Bahasa Indonesia:
Tanya Jawab (FAQ) LKPD Bahasa Indonesia
Apakah LKPD Bahasa Indonesia Kelas 11 SMA ini dapat langsung dicetak untuk siswa?
Ya, format LKPD ini dirancang berstandar A4 resmi siap cetak dan dapat langsung digunakan untuk pembelajaran tatap muka di kelas atau dibagikan secara digital dalam bentuk PDF/DOCX.
Bagaimana keselarasan LKPD ini dengan Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025?
LKPD ini secara penuh mengadopsi kerangka Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dengan 3 pilar: Berkesadaran (Mindful), Bermakna (Meaningful), dan Menggembirakan (Joyful), serta memfasilitasi penalaran kritis Profil Lulusan.
Apakah tabel pengamatan dan instrumen dapat dimodifikasi sesuai sarana sekolah kami?
Tentu. Anda dapat membuka dan menyesuaikan LKPD ini di Studio AI untuk mengubah alat, bahan, atau jumlah pertanyaan sesuai ketersediaan sarana laboratorium di sekolah Anda.
Ingin Menyesuaikan Lembar Kerja dengan Alat Lab Sekolah Anda?
Gunakan Worksheet Studio untuk menyesuaikan instruksi praktikum, jumlah tabel pengamatan, dan kriteria rubrik unjuk kerja secara mudah.