Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) IPA Kelas 8 SMP
Panduan aktivitas penyelidikan siswa berbasis Deep Learning: Mindful, Meaningful, dan Joyful. Dilengkapi lembar pengamatan terstruktur, studi kasus fenomena nyata, dan rubrik asesmen kinerja.
PEMERINTAH PROVINSI / KABUPATEN DINAS PENDIDIKAN
SMP Negeri 1 Teladan
Jalan Pendidikan Nasional No. 1 • Akreditasi A • Kurikulum Merdeka 2025
Model Pembelajaran Mendalam (Deep Learning): Mindful, Meaningful, & Joyful
1. ........................................................... (Ketua)
2. ........................................................... (Notulen)
3. ........................................................... (Praktisi)
4. ........................................................... (Presenter)
- Melalui penyelidikan kelompok, peserta didik mampu mengidentifikasi karakteristik dan prinsip dasar penyelidikan pengaruh kalor terhadap perubahan suhu dan wujud benda secara teliti.
- Peserta didik mampu mengumpulkan, mencatat, dan mengolah data empiris pengamatan ke dalam tabel terstruktur dengan penuh integritas.
- Peserta didik mampu mempresentasikan temuan analisis kritis dan merefleksikan kebermanfaatan materi dalam memecahkan masalah kontekstual nyata.
Siswa hadir penuh, tenang, dan fokus memperhatikan fenomena awal melalui pernapasan terarah sebelum memulai investigasi.
Aktivitas menghubungkan konsep teori dengan pemecahan masalah dunia nyata yang dihadapi masyarakat.
Penyelidikan dilakukan dalam iklim kolaboratif yang hangat, interaktif, dan merayakan setiap penemuan ide kreatif.
Fenomena Penurunan Suhu Es Teh di Siang Hari yang Terik
Saat kamu memesan es teh manis di kantin pada siang hari yang panas, kamu mengamati es batu perlahan mencair dan dinding luar gelas menjadi basah oleh butiran air. Mengapa es batu dapat mencair meskipun tidak dipanaskan di atas api? Ke mana perginya dingin dari es tersebut?
Ukur suhu awal air biasa (25°C) dan suhu air es menggunakan termometer. Catat angka awal pada tabel pengamatan.
Campurkan 50 gram es batu ke dalam 100 mL air biasa. Nyalakan stopwatch dan amati perubahan suhu setiap selang waktu 1 menit selama 5 menit.
Raba dan amati perubahan fisik pada dinding bagian luar gelas beker pada menit ke-3 dan ke-5.
Gambarkan kurva grafik hubungan antara waktu (sumbu X) dan penurunan suhu (sumbu Y) pada area yang disediakan.
Diskusikan bersama rekan sekelompok mengenai arah perpindahan kalor berdasarkan data yang tercatat.
| Waktu (Menit) | Suhu Air (°C) | Kondisi Fisik Es | Kondisi Dinding Luar Gelas |
|---|---|---|---|
| 0 (Awal) | 26°C | Bongkahan padat utuh | Kering bersih |
| 1 | 18°C | Mulai mengecil sudutnya | Mulai terasa dingin |
| 2 | 12°C | Volume es berkurang 30% | Mulai muncul titik embun halus |
| 3 | 8°C | Volume es tersisa separuh | Dinding gelas basah berembun |
| 4 | 6°C | Tersisa sedikit pecahan es | Titik embun mengalir turun |
| 5 | 5°C | Es hampir larut sempurna | Basah merata di sekeliling gelas |
| (Data Tambahan 1) | ....................... | ....................... | ....................... |
| (Data Tambahan 2) | ....................... | ....................... | ....................... |
1. Berdasarkan data tabel, apakah suhu air terus menurun secara konstan atau melambat? Jelaskan penyebabnya berdasarkan konsep transfer energi termal!
Ruang Jawaban Siswa: [ Tuliskan argumentasi berbasis data hasil pengamatan di sini... ]
Petunjuk Guru: Kaitkan dengan selisih gradien suhu antara sistem dan lingkungan sekitar.
2. Dari manakah asal butiran air yang menempel di dinding luar gelas? Buktikan apakah air tersebut berasal dari es yang merembes atau uap air di udara!
Ruang Jawaban Siswa: [ Tuliskan argumentasi berbasis data hasil pengamatan di sini... ]
Petunjuk Guru: Gunakan konsep kondensasi (pengembunan) uap air atmosfer akibat kontak dengan permukaan dingin.
3. Jika percobaan diulangi menggunakan wadah berbahan styrofoam atau termos bertutup, prediksikan laju peleburan es batu! Mengapa demikian?
Ruang Jawaban Siswa: [ Tuliskan argumentasi berbasis data hasil pengamatan di sini... ]
Petunjuk Guru: Hubungkan dengan karakteristik bahan isolator termal vs konduktor termal.
1. ............................................................................................................
2. ............................................................................................................
3. ............................................................................................................
1. ............................................................................................................
2. ............................................................................................................
1. ............................................................................................................
| Aspek Penilaian | Mahir (Skor 4) | Berkembang (Skor 3) | Awal (Skor 1-2) |
|---|---|---|---|
| Keterampilan Penyelidikan & Kerja Sama | Semua anggota tim aktif berbagi peran, menjalankan prosedur dengan cermat, dan saling mendukung (Skor 4). | Bekerja sama cukup baik, menjalankan prosedur dengan sedikit panduan guru (Skor 3). | Pasif, hanya mengandalkan satu teman dalam menyelesaikan tugas (Skor 1-2). |
| Ketepatan Data & Analisis Kritis | Data pengamatan tercatat rapi, akurat, dan analisis jawaban kritis menunjukkan nalar mendalam yang logis (Skor 4). | Data pengamatan lengkap, namun analisis pertanyaan kritis masih memerlukan bimbingan konsep (Skor 3). | Data tidak lengkap dan kesimpulan tidak selaras dengan fakta pengamatan (Skor 1-2). |
| Kualitas Refleksi & Komunikasi | Mampu merefleksikan proses belajar secara jujur dan mengomunikasikan hasil kerja dengan percaya diri (Skor 4). | Menulis refleksi dengan baik dan mampu menjawab pertanyaan diskusi sederhana (Skor 3). | Refleksi belum terisi atau hanya menjawab sepatah kata (Skor 1-2). |
Mengetahui,
Kepala SMP Negeri 1 Teladan
Dr. H. Mulyono, M.Pd.
NIP. 19710814 199702 1 003
Kota Pendidikan, 15 Juli 2025
Guru Pengampu Mata Pelajaran
Tim Guru Penggerak Mata Pelajaran
NIP. 19840512 200801 1 008
Perangkat Pembelajaran Terkait (IPA Kelas 8 SMP)
Pilih Tingkat Kelas Lain untuk IPA:
Tanya Jawab (FAQ) LKPD IPA
Apakah LKPD IPA Kelas 8 SMP ini dapat langsung dicetak untuk siswa?
Ya, format LKPD ini dirancang berstandar A4 resmi siap cetak dan dapat langsung digunakan untuk pembelajaran tatap muka di kelas atau dibagikan secara digital dalam bentuk PDF/DOCX.
Bagaimana keselarasan LKPD ini dengan Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025?
LKPD ini secara penuh mengadopsi kerangka Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dengan 3 pilar: Berkesadaran (Mindful), Bermakna (Meaningful), dan Menggembirakan (Joyful), serta memfasilitasi penalaran kritis Profil Lulusan.
Apakah tabel pengamatan dan instrumen dapat dimodifikasi sesuai sarana sekolah kami?
Tentu. Anda dapat membuka dan menyesuaikan LKPD ini di Studio AI untuk mengubah alat, bahan, atau jumlah pertanyaan sesuai ketersediaan sarana laboratorium di sekolah Anda.
Ingin Menyesuaikan Lembar Kerja dengan Alat Lab Sekolah Anda?
Gunakan Worksheet Studio untuk menyesuaikan instruksi praktikum, jumlah tabel pengamatan, dan kriteria rubrik unjuk kerja secara mudah.