Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025Fase A • SDSemester 1 (Ganjil)

Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) PJOK Kelas 1 SD

Panduan aktivitas penyelidikan siswa berbasis Deep Learning: Mindful, Meaningful, dan Joyful. Dilengkapi lembar pengamatan terstruktur, studi kasus fenomena nyata, dan rubrik asesmen kinerja.

Format Standar Permendikdasmen No. 13/2025
Edit di Studio

PEMERINTAH PROVINSI / KABUPATEN DINAS PENDIDIKAN

SD Negeri 1 Percontohan

Jalan Pendidikan Nasional No. 1 • Akreditasi A • Kurikulum Merdeka 2025

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Model Pembelajaran Mendalam (Deep Learning): Mindful, Meaningful, & Joyful

Identitas Peserta Didik & Kelompok Kerja2025/2026
Nama Kelompok: .....................................................
Anggota

1. ........................................................... (Ketua)

2. ........................................................... (Notulen)

3. ........................................................... (Praktisi)

4. ........................................................... (Presenter)

Mata Pelajaran: PJOK
Kelas / Fase: Kelas 1 SD (Fase A)
Semester: 1 (Ganjil)
Alokasi Waktu: 2 Jam Pelajaran (2 x 40 Menit)
Paraf Guru / Nilai: [ _______________ / 100 ]
A. Tujuan Pembelajaran & Pendekatan Deep Learning
  1. Melalui penyelidikan kelompok, peserta didik mampu mengidentifikasi karakteristik dan prinsip dasar pengukuran indeks kebugaran jasmani & sirkuit latihan daya tahan secara teliti.
  2. Peserta didik mampu mengumpulkan, mencatat, dan mengolah data empiris pengamatan ke dalam tabel terstruktur dengan penuh integritas.
  3. Peserta didik mampu mempresentasikan temuan analisis kritis dan merefleksikan kebermanfaatan materi dalam memecahkan masalah kontekstual nyata.
1. Mindful (Berkesadaran)

Siswa hadir penuh, tenang, dan fokus memperhatikan fenomena awal melalui pernapasan terarah sebelum memulai investigasi.

2. Meaningful (Bermakna)

Aktivitas menghubungkan konsep teori dengan pemecahan masalah dunia nyata yang dihadapi masyarakat.

3. Joyful (Gembira)

Penyelidikan dilakukan dalam iklim kolaboratif yang hangat, interaktif, dan merayakan setiap penemuan ide kreatif.

B. Alat, Bahan & Sumber Belajar
Stopwatch digital
Matras senam dan cone penanda pos sirkuit
Timbangan berat badan & pita pengukur tinggi badan
Formulir pencatatan denyut nadi radialis per menit
C. Stimulus Masalah Nyata (Orientasi Kontekstual)

Analisis Respons Kardiovaskular terhadap Beban Latihan Fisik

Dua orang siswa berlari mengitari lapangan dengan jarak yang persis sama. Siswa A bernapas tenang dengan denyut nadi 120 bpm, sedangkan Siswa B terengah-engah hebat dengan denyut nadi mencapai 175 bpm. Mengapa tubuh merespons beban aktivitas fisik yang sama secara berbeda?

Pertanyaan Pemantik: "Bagaimana denyut nadi istirahat dan denyut nadi kerja mencerminkan derajat kebugaran jantung-paru seseorang?"
D. Langkah Kerja & Prosedur Penyelidikan
1
Pengukuran Denyut Nadi Istirahat (RHR)

Raba arteri radialis pada pergelangan tangan dalam posisi duduk tenang selama 60 detik. Catat nilai denyut awal.

2
Pemanasan Dinamis Berkesadaran

Lakukan perenggangan sendi dari kepala hingga kaki secara terstruktur selama 7 menit.

3
Sirkuit Latihan 4 Pos (Circuit Training)

Lakukan Pos 1: Jumping Jack (30 detik), Pos 2: Rest (15 detik), Pos 3: Push Up modifikasi (30 detik), Pos 4: Shuttle Run 10 m (30 detik).

4
Pengukuran Denyut Nadi Puncak Latihan

Segera hitung denyut nadi selama 15 detik dikalikan 4 tepat setelah sirkuit pos selesai.

5
Pemulihan (Recovery Rate)

Hitung kembali denyut nadi pada menit ke-1 dan menit ke-3 setelah pendinginan untuk melihat kecepatan recovery.

E. Tabel Pengumpulan Data & Hasil Observasi
Tabel 1: Catatan Frekuensi Denyut Jantung pada Fase Aktivitas Fisik
Nama SiswaDenyut Nadi Istirahat (bpm)Denyut Nadi Pasca-Latihan (bpm)Denyut Pemulihan Min-3 (bpm)Status Kebugaran
Siswa 1 (Aktif Olahraga)64 bpm132 bpm76 bpmSangat Baik (Recovery cepat)
Siswa 2 (Sedang)74 bpm156 bpm92 bpmBaik (Recovery stabil)
Siswa 3 (Jarang Olahraga)86 bpm182 bpm124 bpmPerlu Bimbingan (Recovery lambat)
(Data Tambahan 1)............................................................................................
(Data Tambahan 2)............................................................................................
F. Analisis Data & Pertanyaan Kritis (HOTS)

1. Mengapa atlet yang memiliki kebugaran aerobik tinggi umumnya memiliki denyut nadi istirahat yang lebih rendah dibanding orang biasa?

Ruang Jawaban Siswa: [ Tuliskan argumentasi berbasis data hasil pengamatan di sini... ]

Petunjuk Guru: Jelaskan mekanisme hipertrofi ventrikel jantung kiri yang meningkatkan volume sekuncup (stroke volume).

2. Rancanglah jadwal latihan aerobik mandiri 3 kali seminggu menggunakan prinsip FITT (Frequency, Intensity, Time, Type)!

Ruang Jawaban Siswa: [ Tuliskan argumentasi berbasis data hasil pengamatan di sini... ]

Petunjuk Guru: Pastikan mencantumkan frekuensi 3x, intensitas 60-70% MHR, durasi 30 menit, dan jenis joging/bersepeda.

G. Lembar Refleksi Berkesadaran (Teknik 3-2-1)
3 Hal Baru yang Dipahami:

1. ............................................................................................................

2. ............................................................................................................

3. ............................................................................................................

2 Fakta / Penemuan Paling Menarik:

1. ............................................................................................................

2. ............................................................................................................

1 Pertanyaan yang Masih Membuat Penasaran:

1. ............................................................................................................

H. Rubrik Penilaian Kinerja Peserta Didik
Aspek PenilaianMahir (Skor 4)Berkembang (Skor 3)Awal (Skor 1-2)
Keterampilan Penyelidikan & Kerja SamaSemua anggota tim aktif berbagi peran, menjalankan prosedur dengan cermat, dan saling mendukung (Skor 4).Bekerja sama cukup baik, menjalankan prosedur dengan sedikit panduan guru (Skor 3).Pasif, hanya mengandalkan satu teman dalam menyelesaikan tugas (Skor 1-2).
Ketepatan Data & Analisis KritisData pengamatan tercatat rapi, akurat, dan analisis jawaban kritis menunjukkan nalar mendalam yang logis (Skor 4).Data pengamatan lengkap, namun analisis pertanyaan kritis masih memerlukan bimbingan konsep (Skor 3).Data tidak lengkap dan kesimpulan tidak selaras dengan fakta pengamatan (Skor 1-2).
Kualitas Refleksi & KomunikasiMampu merefleksikan proses belajar secara jujur dan mengomunikasikan hasil kerja dengan percaya diri (Skor 4).Menulis refleksi dengan baik dan mampu menjawab pertanyaan diskusi sederhana (Skor 3).Refleksi belum terisi atau hanya menjawab sepatah kata (Skor 1-2).

Mengetahui,

Kepala SD Negeri 1 Percontohan

Dr. H. Mulyono, M.Pd.

NIP. 19710814 199702 1 003

Kota Pendidikan, 15 Juli 2025

Guru Pengampu Mata Pelajaran

Tim Guru Penggerak Mata Pelajaran

NIP. 19840512 200801 1 008

Perangkat Pembelajaran Terkait (PJOK Kelas 1 SD)

Pilih Tingkat Kelas Lain untuk PJOK:

Tanya Jawab (FAQ) LKPD PJOK

Apakah LKPD PJOK Kelas 1 SD ini dapat langsung dicetak untuk siswa?

Ya, format LKPD ini dirancang berstandar A4 resmi siap cetak dan dapat langsung digunakan untuk pembelajaran tatap muka di kelas atau dibagikan secara digital dalam bentuk PDF/DOCX.

Bagaimana keselarasan LKPD ini dengan Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025?

LKPD ini secara penuh mengadopsi kerangka Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dengan 3 pilar: Berkesadaran (Mindful), Bermakna (Meaningful), dan Menggembirakan (Joyful), serta memfasilitasi penalaran kritis Profil Lulusan.

Apakah tabel pengamatan dan instrumen dapat dimodifikasi sesuai sarana sekolah kami?

Tentu. Anda dapat membuka dan menyesuaikan LKPD ini di Studio AI untuk mengubah alat, bahan, atau jumlah pertanyaan sesuai ketersediaan sarana laboratorium di sekolah Anda.

Ingin Menyesuaikan Lembar Kerja dengan Alat Lab Sekolah Anda?

Gunakan Worksheet Studio untuk menyesuaikan instruksi praktikum, jumlah tabel pengamatan, dan kriteria rubrik unjuk kerja secara mudah.

Buka di Studio LKPD