Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025Fase D • SMPSemester 1 (Ganjil)

Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Prakarya Kelas 8 SMP

Panduan aktivitas penyelidikan siswa berbasis Deep Learning: Mindful, Meaningful, dan Joyful. Dilengkapi lembar pengamatan terstruktur, studi kasus fenomena nyata, dan rubrik asesmen kinerja.

Format Standar Permendikdasmen No. 13/2025
Edit di Studio

PEMERINTAH PROVINSI / KABUPATEN DINAS PENDIDIKAN

SMP Negeri 1 Teladan

Jalan Pendidikan Nasional No. 1 • Akreditasi A • Kurikulum Merdeka 2025

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Model Pembelajaran Mendalam (Deep Learning): Mindful, Meaningful, & Joyful

Identitas Peserta Didik & Kelompok Kerja2025/2026
Nama Kelompok: .....................................................
Anggota

1. ........................................................... (Ketua)

2. ........................................................... (Notulen)

3. ........................................................... (Praktisi)

4. ........................................................... (Presenter)

Mata Pelajaran: Prakarya
Kelas / Fase: Kelas 8 SMP (Fase D)
Semester: 1 (Ganjil)
Alokasi Waktu: 2 Jam Pelajaran (2 x 40 Menit)
Paraf Guru / Nilai: [ _______________ / 100 ]
A. Tujuan Pembelajaran & Pendekatan Deep Learning
  1. Melalui penyelidikan kelompok, peserta didik mampu mengidentifikasi karakteristik dan prinsip dasar uji eksperimen pengolahan bahan pangan lokal & desain kemasan higienis secara teliti.
  2. Peserta didik mampu mengumpulkan, mencatat, dan mengolah data empiris pengamatan ke dalam tabel terstruktur dengan penuh integritas.
  3. Peserta didik mampu mempresentasikan temuan analisis kritis dan merefleksikan kebermanfaatan materi dalam memecahkan masalah kontekstual nyata.
1. Mindful (Berkesadaran)

Siswa hadir penuh, tenang, dan fokus memperhatikan fenomena awal melalui pernapasan terarah sebelum memulai investigasi.

2. Meaningful (Bermakna)

Aktivitas menghubungkan konsep teori dengan pemecahan masalah dunia nyata yang dihadapi masyarakat.

3. Joyful (Gembira)

Penyelidikan dilakukan dalam iklim kolaboratif yang hangat, interaktif, dan merayakan setiap penemuan ide kreatif.

B. Alat, Bahan & Sumber Belajar
Bahan komoditas lokal (misal: singkong, ubi jalar ungu, atau pisang kepok)
Pisau pemotong, talenan bersih, dan timbangan digital
Minyak goreng nabati dan wajan penggorengan higienis
Kemasan standing pouch aluminium foil & sealer segel panas
C. Stimulus Masalah Nyata (Orientasi Kontekstual)

Menaikkan Nilai Tambah Komoditas Singkong Melalui Keripik Crispy Rasa Nusantara

Harga jual 1 kilogram singkong mentah di tingkat petani sering kali hanya Rp 3.000. Namun, jika diolah menjadi keripik renyah higienis dengan bumbu rempah lokal dan dikemas rapi, nilainya bisa melonjak hingga Rp 30.000 per 250 gram.

Pertanyaan Pemantik: "Faktor apa saja yang menentukan kerenyahan, keawetan bebas tengik, dan daya tarik kemasan suatu produk pangan olahan?"
D. Langkah Kerja & Prosedur Penyelidikan
1
Sortasi & Pembersihan Bahan Baku

Pilih umbi berkualitas tanpa bintik hitam, kupas, dan cuci hingga lendir pati berkurang.

2
Pengirisan Tipis Terstandar

Iris umbi dengan ketebalan presisi 1-1,5 mm menggunakan mandoline slicer.

3
Perlakuan Blansir / Perendaman Air Kapur

Rendam irisan dalam larutan air kapur sirih 0,5% selama 15 menit untuk mengikat kerenyahan tekstur.

4
Penggorengan & Penirisan Minyak (Spinning)

Goreng dalam minyak panas bersuhu 160°C hingga gelembung surut, tiriskan dengan spinner minyak.

5
Pengemasan Kedap Udara & Labeling

Kemas dalam pouch kedap udara dan buat stiker label yang memuat nama produk, komposisi, tanggal produksi, dan netto.

E. Tabel Pengumpulan Data & Hasil Observasi
Tabel 1: Hasil Uji Organoleptik & Uji Tekstur Keripik Singkong
Perlakuan RendamanTingkat Kerenyahan (Skor 1-5)Kadar Minyak TampakAroma & Daya Tahan Simpan
Tanpa Rendaman (Kontrol)Skor 2 (Keras liat, mudah mlempem)Minyak banyak tertinggalCepat berbau apek dalam 3 hari
Rendaman Air Garam BiasaSkor 3 (Cukup renyah di awal)Minyak sedangBertahan renyah 1 minggu
Rendaman Air Kapur Sirih 0,5%Skor 5 (Sangat renyah garing & rekah)Minyak sangat minim pasca-spinTetap renyah prima hingga 30 hari dalam pouch
(Data Tambahan 1).....................................................................
(Data Tambahan 2).....................................................................
F. Analisis Data & Pertanyaan Kritis (HOTS)

1. Mengapa penirisan minyak menggunakan mesin spinner sangat krusial dalam memperpanjang masa simpan produk pangan kering?

Ruang Jawaban Siswa: [ Tuliskan argumentasi berbasis data hasil pengamatan di sini... ]

Petunjuk Guru: Minyak yang tersisa memicu proses oksidasi asam lemak tak jenuh yang menimbulkan bau tengik (ranciditas).

2. Hitunglah Harga Pokok Produksi (HPP) per bungkus jika biaya bahan Rp 30.000 menghasilkan 5 kemasan pouch!

Ruang Jawaban Siswa: [ Tuliskan argumentasi berbasis data hasil pengamatan di sini... ]

Petunjuk Guru: HPP = Biaya Bahan / Output = Rp 6.000/kemasan. Tambahkan margin laba 40% untuk harga jual optimal.

G. Lembar Refleksi Berkesadaran (Teknik 3-2-1)
3 Hal Baru yang Dipahami:

1. ............................................................................................................

2. ............................................................................................................

3. ............................................................................................................

2 Fakta / Penemuan Paling Menarik:

1. ............................................................................................................

2. ............................................................................................................

1 Pertanyaan yang Masih Membuat Penasaran:

1. ............................................................................................................

H. Rubrik Penilaian Kinerja Peserta Didik
Aspek PenilaianMahir (Skor 4)Berkembang (Skor 3)Awal (Skor 1-2)
Keterampilan Penyelidikan & Kerja SamaSemua anggota tim aktif berbagi peran, menjalankan prosedur dengan cermat, dan saling mendukung (Skor 4).Bekerja sama cukup baik, menjalankan prosedur dengan sedikit panduan guru (Skor 3).Pasif, hanya mengandalkan satu teman dalam menyelesaikan tugas (Skor 1-2).
Ketepatan Data & Analisis KritisData pengamatan tercatat rapi, akurat, dan analisis jawaban kritis menunjukkan nalar mendalam yang logis (Skor 4).Data pengamatan lengkap, namun analisis pertanyaan kritis masih memerlukan bimbingan konsep (Skor 3).Data tidak lengkap dan kesimpulan tidak selaras dengan fakta pengamatan (Skor 1-2).
Kualitas Refleksi & KomunikasiMampu merefleksikan proses belajar secara jujur dan mengomunikasikan hasil kerja dengan percaya diri (Skor 4).Menulis refleksi dengan baik dan mampu menjawab pertanyaan diskusi sederhana (Skor 3).Refleksi belum terisi atau hanya menjawab sepatah kata (Skor 1-2).

Mengetahui,

Kepala SMP Negeri 1 Teladan

Dr. H. Mulyono, M.Pd.

NIP. 19710814 199702 1 003

Kota Pendidikan, 15 Juli 2025

Guru Pengampu Mata Pelajaran

Tim Guru Penggerak Mata Pelajaran

NIP. 19840512 200801 1 008

Perangkat Pembelajaran Terkait (Prakarya Kelas 8 SMP)

Pilih Tingkat Kelas Lain untuk Prakarya:

Tanya Jawab (FAQ) LKPD Prakarya

Apakah LKPD Prakarya Kelas 8 SMP ini dapat langsung dicetak untuk siswa?

Ya, format LKPD ini dirancang berstandar A4 resmi siap cetak dan dapat langsung digunakan untuk pembelajaran tatap muka di kelas atau dibagikan secara digital dalam bentuk PDF/DOCX.

Bagaimana keselarasan LKPD ini dengan Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025?

LKPD ini secara penuh mengadopsi kerangka Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dengan 3 pilar: Berkesadaran (Mindful), Bermakna (Meaningful), dan Menggembirakan (Joyful), serta memfasilitasi penalaran kritis Profil Lulusan.

Apakah tabel pengamatan dan instrumen dapat dimodifikasi sesuai sarana sekolah kami?

Tentu. Anda dapat membuka dan menyesuaikan LKPD ini di Studio AI untuk mengubah alat, bahan, atau jumlah pertanyaan sesuai ketersediaan sarana laboratorium di sekolah Anda.

Ingin Menyesuaikan Lembar Kerja dengan Alat Lab Sekolah Anda?

Gunakan Worksheet Studio untuk menyesuaikan instruksi praktikum, jumlah tabel pengamatan, dan kriteria rubrik unjuk kerja secara mudah.

Buka di Studio LKPD