Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025Fase D • SMPSemester 1 (Ganjil)

Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) IPS Kelas 7 SMP

Panduan aktivitas penyelidikan siswa berbasis Deep Learning: Mindful, Meaningful, dan Joyful. Dilengkapi lembar pengamatan terstruktur, studi kasus fenomena nyata, dan rubrik asesmen kinerja.

Format Standar Permendikdasmen No. 13/2025
Edit di Studio

PEMERINTAH PROVINSI / KABUPATEN DINAS PENDIDIKAN

SMP Negeri 1 Teladan

Jalan Pendidikan Nasional No. 1 • Akreditasi A • Kurikulum Merdeka 2025

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Model Pembelajaran Mendalam (Deep Learning): Mindful, Meaningful, & Joyful

Identitas Peserta Didik & Kelompok Kerja2025/2026
Nama Kelompok: .....................................................
Anggota

1. ........................................................... (Ketua)

2. ........................................................... (Notulen)

3. ........................................................... (Praktisi)

4. ........................................................... (Presenter)

Mata Pelajaran: IPS
Kelas / Fase: Kelas 7 SMP (Fase D)
Semester: 1 (Ganjil)
Alokasi Waktu: 2 Jam Pelajaran (2 x 40 Menit)
Paraf Guru / Nilai: [ _______________ / 100 ]
A. Tujuan Pembelajaran & Pendekatan Deep Learning
  1. Melalui penyelidikan kelompok, peserta didik mampu mengidentifikasi karakteristik dan prinsip dasar analisis peta tematik & potensi sumber daya ekonomi wilayah secara teliti.
  2. Peserta didik mampu mengumpulkan, mencatat, dan mengolah data empiris pengamatan ke dalam tabel terstruktur dengan penuh integritas.
  3. Peserta didik mampu mempresentasikan temuan analisis kritis dan merefleksikan kebermanfaatan materi dalam memecahkan masalah kontekstual nyata.
1. Mindful (Berkesadaran)

Siswa hadir penuh, tenang, dan fokus memperhatikan fenomena awal melalui pernapasan terarah sebelum memulai investigasi.

2. Meaningful (Bermakna)

Aktivitas menghubungkan konsep teori dengan pemecahan masalah dunia nyata yang dihadapi masyarakat.

3. Joyful (Gembira)

Penyelidikan dilakukan dalam iklim kolaboratif yang hangat, interaktif, dan merayakan setiap penemuan ide kreatif.

B. Alat, Bahan & Sumber Belajar
Peta tematik persebaran sumber daya alam daerah
Data statistik ringkas BPS daerah setempat
Penggaris dan spidol warna penanda zonasi wilayah
Lembar kerja analisis ekonomi keruangan
C. Stimulus Masalah Nyata (Orientasi Kontekstual)

Kesenjangan Distribusi Komoditas Pangan antara Pesisir dan Dataran Tinggi

Masyarakat di wilayah dataran tinggi menghasilkan sayuran segar melimpah namun kesulitan mendapatkan ikan laut segar dengan harga terjangkau. Sebaliknya, nelayan di wilayah pesisir memiliki surplus ikan tetapi harus membayar mahal untuk pasokan beras dan cabai.

Pertanyaan Pemantik: "Bagaimana ketergantungan antarruang mendorong terjadinya perdagangan dan pembentukan jalur distribusi ekonomi?"
D. Langkah Kerja & Prosedur Penyelidikan
1
Pembacaan Peta Potensi

Identifikasi simbol bentang alam pada peta dan klasifikasikan zona dataran tinggi vs zona pesisir.

2
Inventarisasi Komoditas

Petakan komoditas unggulan yang dihasilkan oleh masing-masing zona geografis.

3
Analisis Rantai Pasok

Telusuri jalur transportasi penghubung dan hitung faktor penentu biaya logistik pengiriman barang.

4
Simulasi Solusi Efisiensi

Rancang rekomendasi perbaikan sarana pasar atau teknologi pengawetan agar harga stabil di kedua wilayah.

5
Refleksi Keberlanjutan Lingkungan

Kaji dampak eksploitasi berlebihan terhadap kelestarian ekosistem darat dan laut.

E. Tabel Pengumpulan Data & Hasil Observasi
Tabel 1: Komparasi Karakteristik Ruang & Komoditas Unggulan
Wilayah GeografisKondisi Bentang AlamKomoditas UnggulanKebutuhan yang Didatangkan dari Luar
Zona Dataran TinggiKetinggian >800 mdpl, suhu sejuk 16-22°C, tanah vulkanik suburKentang, kubis, teh, kopi arabikaIkan laut, garam beryodium, semen
Zona Dataran RendahKetinggian 0-200 mdpl, dekat aliran sungai, suhu hangat 27-32°CPadi sawah, jagung, peternakan unggasSayuran dataran tinggi, kayu olahan
Zona Pesisir & PantaiGaris pantai landai, ekosistem mangrove, salinitas tinggiIkan tongkol, udang tambak, garam kristalSayur-mayur segar, beras, buah-buahan
(Data Tambahan 1).....................................................................
(Data Tambahan 2).....................................................................
F. Analisis Data & Pertanyaan Kritis (HOTS)

1. Mengapa perbedaan potensi alam antarwilayah tidak selalu otomatis menciptakan kesejahteraan yang merata bagi masyarakat lokal?

Ruang Jawaban Siswa: [ Tuliskan argumentasi berbasis data hasil pengamatan di sini... ]

Petunjuk Guru: Soroti faktor infrastruktur jalan, peranan tengkulak, dan ketiadaan fasilitas cold-storage.

2. Usulkan satu model kolaborasi BUMDes antardesa pesisir dan pegunungan yang dapat memangkas rantai tengkulak!

Ruang Jawaban Siswa: [ Tuliskan argumentasi berbasis data hasil pengamatan di sini... ]

Petunjuk Guru: Gagas skema sistem barter modern / perdagangan antar-koperasi desa berbasis digital.

G. Lembar Refleksi Berkesadaran (Teknik 3-2-1)
3 Hal Baru yang Dipahami:

1. ............................................................................................................

2. ............................................................................................................

3. ............................................................................................................

2 Fakta / Penemuan Paling Menarik:

1. ............................................................................................................

2. ............................................................................................................

1 Pertanyaan yang Masih Membuat Penasaran:

1. ............................................................................................................

H. Rubrik Penilaian Kinerja Peserta Didik
Aspek PenilaianMahir (Skor 4)Berkembang (Skor 3)Awal (Skor 1-2)
Keterampilan Penyelidikan & Kerja SamaSemua anggota tim aktif berbagi peran, menjalankan prosedur dengan cermat, dan saling mendukung (Skor 4).Bekerja sama cukup baik, menjalankan prosedur dengan sedikit panduan guru (Skor 3).Pasif, hanya mengandalkan satu teman dalam menyelesaikan tugas (Skor 1-2).
Ketepatan Data & Analisis KritisData pengamatan tercatat rapi, akurat, dan analisis jawaban kritis menunjukkan nalar mendalam yang logis (Skor 4).Data pengamatan lengkap, namun analisis pertanyaan kritis masih memerlukan bimbingan konsep (Skor 3).Data tidak lengkap dan kesimpulan tidak selaras dengan fakta pengamatan (Skor 1-2).
Kualitas Refleksi & KomunikasiMampu merefleksikan proses belajar secara jujur dan mengomunikasikan hasil kerja dengan percaya diri (Skor 4).Menulis refleksi dengan baik dan mampu menjawab pertanyaan diskusi sederhana (Skor 3).Refleksi belum terisi atau hanya menjawab sepatah kata (Skor 1-2).

Mengetahui,

Kepala SMP Negeri 1 Teladan

Dr. H. Mulyono, M.Pd.

NIP. 19710814 199702 1 003

Kota Pendidikan, 15 Juli 2025

Guru Pengampu Mata Pelajaran

Tim Guru Penggerak Mata Pelajaran

NIP. 19840512 200801 1 008

Perangkat Pembelajaran Terkait (IPS Kelas 7 SMP)

Pilih Tingkat Kelas Lain untuk IPS:

Tanya Jawab (FAQ) LKPD IPS

Apakah LKPD IPS Kelas 7 SMP ini dapat langsung dicetak untuk siswa?

Ya, format LKPD ini dirancang berstandar A4 resmi siap cetak dan dapat langsung digunakan untuk pembelajaran tatap muka di kelas atau dibagikan secara digital dalam bentuk PDF/DOCX.

Bagaimana keselarasan LKPD ini dengan Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025?

LKPD ini secara penuh mengadopsi kerangka Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dengan 3 pilar: Berkesadaran (Mindful), Bermakna (Meaningful), dan Menggembirakan (Joyful), serta memfasilitasi penalaran kritis Profil Lulusan.

Apakah tabel pengamatan dan instrumen dapat dimodifikasi sesuai sarana sekolah kami?

Tentu. Anda dapat membuka dan menyesuaikan LKPD ini di Studio AI untuk mengubah alat, bahan, atau jumlah pertanyaan sesuai ketersediaan sarana laboratorium di sekolah Anda.

Ingin Menyesuaikan Lembar Kerja dengan Alat Lab Sekolah Anda?

Gunakan Worksheet Studio untuk menyesuaikan instruksi praktikum, jumlah tabel pengamatan, dan kriteria rubrik unjuk kerja secara mudah.

Buka di Studio LKPD