Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025Fase E • SMASemester 1 (Ganjil)

Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) PKN Kelas 10 SMA

Panduan aktivitas penyelidikan siswa berbasis Deep Learning: Mindful, Meaningful, dan Joyful. Dilengkapi lembar pengamatan terstruktur, studi kasus fenomena nyata, dan rubrik asesmen kinerja.

Format Standar Permendikdasmen No. 13/2025
Edit di Studio

PEMERINTAH PROVINSI / KABUPATEN DINAS PENDIDIKAN

SMA Negeri 1 Indonesia Unggul

Jalan Pendidikan Nasional No. 1 • Akreditasi A • Kurikulum Merdeka 2025

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Model Pembelajaran Mendalam (Deep Learning): Mindful, Meaningful, & Joyful

Identitas Peserta Didik & Kelompok Kerja2025/2026
Nama Kelompok: .....................................................
Anggota

1. ........................................................... (Ketua)

2. ........................................................... (Notulen)

3. ........................................................... (Praktisi)

4. ........................................................... (Presenter)

Mata Pelajaran: PKN
Kelas / Fase: Kelas 10 SMA (Fase E)
Semester: 1 (Ganjil)
Alokasi Waktu: 2 Jam Pelajaran (2 x 40 Menit)
Paraf Guru / Nilai: [ _______________ / 100 ]
A. Tujuan Pembelajaran & Pendekatan Deep Learning
  1. Melalui penyelidikan kelompok, peserta didik mampu mengidentifikasi karakteristik dan prinsip dasar simulasi musyawarah mufakat & resolusi konflik keberagaman di kelas secara teliti.
  2. Peserta didik mampu mengumpulkan, mencatat, dan mengolah data empiris pengamatan ke dalam tabel terstruktur dengan penuh integritas.
  3. Peserta didik mampu mempresentasikan temuan analisis kritis dan merefleksikan kebermanfaatan materi dalam memecahkan masalah kontekstual nyata.
1. Mindful (Berkesadaran)

Siswa hadir penuh, tenang, dan fokus memperhatikan fenomena awal melalui pernapasan terarah sebelum memulai investigasi.

2. Meaningful (Bermakna)

Aktivitas menghubungkan konsep teori dengan pemecahan masalah dunia nyata yang dihadapi masyarakat.

3. Joyful (Gembira)

Penyelidikan dilakukan dalam iklim kolaboratif yang hangat, interaktif, dan merayakan setiap penemuan ide kreatif.

B. Alat, Bahan & Sumber Belajar
Kartu skenario studi kasus keberagaman sosial
Palu sidang simbolik / tanda juru bicara
Format berita acara musyawarah kelas
Bagan pilar norma konstitusi UUD NRI 1945
C. Stimulus Masalah Nyata (Orientasi Kontekstual)

Dilema Penentuan Jadwal Kerja Bakti yang Bertepatan dengan Hari Ibadah

Pengurus OSIS merencanakan agenda gotong royong akbar membersihkan lingkungan sekolah. Namun, waktu yang diajukan oleh sebagian siswa bertepatan dengan waktu ibadah atau persiapan keagamaan rekan siswa lain yang berbeda keyakinan.

Pertanyaan Pemantik: "Bagaimana nilai musyawarah mufakat sila ke-4 Pancasila menuntun kita mencapai keputusan yang adil tanpa memaksakan kehendak?"
D. Langkah Kerja & Prosedur Penyelidikan
1
Telaah Kasus

Baca skenario dilema sosial yang dibagikan dan identifikasi hak serta kepentingan masing-masing pihak.

2
Pembagian Peran Musyawarah

Tentukan peran dalam kelompok: pimpinan musyawarah, perwakilan aspirasi kelompok A, kelompok B, dan notulen.

3
Pengutaraan Argumen Beretika

Sampaikan argumen dengan bahasa santun, berlandaskan prinsip penghormatan HAM dan toleransi beragama.

4
Pencarian Titik Temu (Mufakat)

Rumuskan alternatif win-win solution (misal: pergeseran jam kegiatan, pembagian shift kerja gotong royong).

5
Penandatanganan Berita Acara

Tuliskan poin kesepakatan bersama dan tanda tangani sebagai komitmen kelas yang mengikat.

E. Tabel Pengumpulan Data & Hasil Observasi
Tabel 1: Matriks Aspirasi dan Formulasi Kesepakatan Bersama
Pihak / Kelompok SiswaAspirasi & Kekhawatiran UtamaLandasan Hak KonstitusionalAlternatif Solusi yang Disepakati
Kelompok Aspirasi PagiIngin kerja bakti selesai sebelum terik matahari siangKenyamanan fisik & efisiensi waktu kegiatanMulai 30 menit lebih awal untuk area luar ruangan
Kelompok Aspirasi IbadahMembutuhkan waktu untuk persiapan ibadah keagamaanPasal 29 UUD NRI 1945 (Kemerdekaan beribadah)Diberikan dispensasi waktu ibadah penuh tanpa sanksi
Pimpinan MusyawarahTarget kebersihan seluruh area sekolah tercapai tuntasPrinsip gotong royong sila ke-3 & ke-5 PancasilaSistem rotasi zonasi kerja terbagi 2 gelombang
(Data Tambahan 1).....................................................................
(Data Tambahan 2).....................................................................
F. Analisis Data & Pertanyaan Kritis (HOTS)

1. Mengapa dalam musyawarah mufakat, keputusan akhir tidak boleh sekadar diambil berdasarkan voting (suara terbanyak) jika menyangkut hak asasi dasar?

Ruang Jawaban Siswa: [ Tuliskan argumentasi berbasis data hasil pengamatan di sini... ]

Petunjuk Guru: Jelaskan bahwa kebebasan beragama adalah non-derogable right yang tidak boleh dianulir oleh mayoritas suara.

2. Tuliskan 3 sikap positif yang wajib ditunjukkan ketika usulan pribadi kita tidak diakomodasi dalam mufakat akhir!

Ruang Jawaban Siswa: [ Tuliskan argumentasi berbasis data hasil pengamatan di sini... ]

Petunjuk Guru: Uraikan sikap lapang dada, integritas menjalankan kesepakatan, dan respek terhadap konsensus.

G. Lembar Refleksi Berkesadaran (Teknik 3-2-1)
3 Hal Baru yang Dipahami:

1. ............................................................................................................

2. ............................................................................................................

3. ............................................................................................................

2 Fakta / Penemuan Paling Menarik:

1. ............................................................................................................

2. ............................................................................................................

1 Pertanyaan yang Masih Membuat Penasaran:

1. ............................................................................................................

H. Rubrik Penilaian Kinerja Peserta Didik
Aspek PenilaianMahir (Skor 4)Berkembang (Skor 3)Awal (Skor 1-2)
Keterampilan Penyelidikan & Kerja SamaSemua anggota tim aktif berbagi peran, menjalankan prosedur dengan cermat, dan saling mendukung (Skor 4).Bekerja sama cukup baik, menjalankan prosedur dengan sedikit panduan guru (Skor 3).Pasif, hanya mengandalkan satu teman dalam menyelesaikan tugas (Skor 1-2).
Ketepatan Data & Analisis KritisData pengamatan tercatat rapi, akurat, dan analisis jawaban kritis menunjukkan nalar mendalam yang logis (Skor 4).Data pengamatan lengkap, namun analisis pertanyaan kritis masih memerlukan bimbingan konsep (Skor 3).Data tidak lengkap dan kesimpulan tidak selaras dengan fakta pengamatan (Skor 1-2).
Kualitas Refleksi & KomunikasiMampu merefleksikan proses belajar secara jujur dan mengomunikasikan hasil kerja dengan percaya diri (Skor 4).Menulis refleksi dengan baik dan mampu menjawab pertanyaan diskusi sederhana (Skor 3).Refleksi belum terisi atau hanya menjawab sepatah kata (Skor 1-2).

Mengetahui,

Kepala SMA Negeri 1 Indonesia Unggul

Dr. H. Mulyono, M.Pd.

NIP. 19710814 199702 1 003

Kota Pendidikan, 15 Juli 2025

Guru Pengampu Mata Pelajaran

Tim Guru Penggerak Mata Pelajaran

NIP. 19840512 200801 1 008

Perangkat Pembelajaran Terkait (PKN Kelas 10 SMA)

Pilih Tingkat Kelas Lain untuk PKN:

Tanya Jawab (FAQ) LKPD PKN

Apakah LKPD PKN Kelas 10 SMA ini dapat langsung dicetak untuk siswa?

Ya, format LKPD ini dirancang berstandar A4 resmi siap cetak dan dapat langsung digunakan untuk pembelajaran tatap muka di kelas atau dibagikan secara digital dalam bentuk PDF/DOCX.

Bagaimana keselarasan LKPD ini dengan Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025?

LKPD ini secara penuh mengadopsi kerangka Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dengan 3 pilar: Berkesadaran (Mindful), Bermakna (Meaningful), dan Menggembirakan (Joyful), serta memfasilitasi penalaran kritis Profil Lulusan.

Apakah tabel pengamatan dan instrumen dapat dimodifikasi sesuai sarana sekolah kami?

Tentu. Anda dapat membuka dan menyesuaikan LKPD ini di Studio AI untuk mengubah alat, bahan, atau jumlah pertanyaan sesuai ketersediaan sarana laboratorium di sekolah Anda.

Ingin Menyesuaikan Lembar Kerja dengan Alat Lab Sekolah Anda?

Gunakan Worksheet Studio untuk menyesuaikan instruksi praktikum, jumlah tabel pengamatan, dan kriteria rubrik unjuk kerja secara mudah.

Buka di Studio LKPD