Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025Fase E • SMASemester 1 (Ganjil)

Bank Soal HOTS & Pembahasan PKN Kelas 10 SMA

Kumpulan soal asesmen sumatif nalar kritis berbasis Taksonomi Bloom revisi level C4 (Menganalisis), C5 (Mengevaluasi), dan C6 (Mencipta). Dilengkapi pembahasan rasional, rubrik penskoran, dan kisi-kisi resmi.

Standar HOTS Permendikdasmen No. 13/2025
Edit di Studio

PEMERINTAH PROVINSI / KABUPATEN DINAS PENDIDIKAN

SMA Negeri 1 Prestasi Bangsa

Penyelenggaraan Asesmen Sumatif Akhir Jenjang • Terakreditasi A • Kurikulum Merdeka 2025

NASKAH BANK SOAL HIGH ORDER THINKING SKILLS (HOTS)

Mata Pelajaran: PKN • Kelas 10 SMA (Fase E) • Semester 1 (Ganjil)

Lembar Identitas Peserta TesTahun Ajaran 2025/2026
Nama Lengkap: .....................................................
Nomor Peserta: .....................................................
Ruang Ujian: Ruang ..... / Meja .....
Waktu Ujian: 60 Menit
Hari, Tanggal: .....................................................
Skor / Nilai Akhir: [ ________ / 100 ]
Petunjuk Umum Pengerjaan:
  1. Berdoalah sebelum mengerjakan soal sesuai keyakinan masing-masing untuk menumbuhkan ketenangan berkesadaran (Mindful).
  2. Periksa dan bacalah setiap stimulus kasus, grafik, atau tabel data dengan cermat sebelum memilih jawaban.
  3. Soal terdiri dari 5 butir Pilihan Ganda HOTS (Higher Order Thinking Skills) dan 2 butir Soal Uraian Studi Kasus.
  4. Gunakan kemampuan penalaran analitis, bukan sekadar mengingat hafalan rumus atau teks buku semata.
Bagian I: Pilihan Ganda Berbasis Stimulus (HOTS)5 Butir Soal
Soal No. 1Level C4 (Menganalisis)
Stimulus Kasus / Data Pengamatan:Tiga batang logam berukuran sama persis (logam P = Tembaga, logam Q = Besi, logam R = Kaca) dilapisi mentega dan dipanaskan bersamaan di salah satu ujungnya. Waktu yang dibutuhkan mentega untuk meleleh sempurna tercatat berturut-turut: Logam P (15 detik), Logam Q (45 detik), dan Logam R (180 detik).

Berdasarkan data eksperimen tersebut, manakah analisis yang paling tepat terkait konduktivitas termal dan pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari?

A.Logam R paling cocok digunakan sebagai alas wajan penggorengan karena memerlukan waktu peleburan paling lama.
B.Logam P memiliki daya hantar kalor paling tinggi sehingga sangat efisien digunakan sebagai bahan dasar elemen pemanas alat masak.
C.Logam Q memiliki nilai konduktivitas termal lebih besar dibandingkan Logam P karena menteganya meleleh lebih lambat.
D.Ketiga bahan memiliki laju perpindahan kalor yang sama karena luas penampang dan panjang batangnya identik.
Soal No. 2Level C5 (Mengevaluasi)
Stimulus Kasus / Data Pengamatan:Sebuah keluarga ingin memasang atap rumah baru di daerah tropis pesisir yang bersuhu harian 34°C. Mereka dihadapkan pada dua pilihan: Atap Seng Mengkilap (biaya murah, memantulkan 75% radiasi surya, namun cepat menyerap panas jika kusam) atau Atap Genteng Tanah Liat (biaya sedang, memiliki rongga mikro udara berpori yang memperlambat laju rambat kalor ke dalam ruangan).

Dari sudut pandang efisiensi energi kenyamanan termal ruangan tanpa pendingin udara (AC), evaluasi keputusan manakah yang paling bijaksana?

A.Memilih atap seng karena seng adalah konduktor terbaik sehingga mampu mengalirkan hawa panas luar langsung ke lantai rumah.
B.Memilih genteng tanah liat karena memiliki kapasitas kalor dan hambatan termal yang lebih tinggi sehingga suhu ruangan tetap sejuk di siang hari.
C.Memilih atap seng karena bahan logam tidak memiliki batas penyerapan energi radiasi matahari.
D.Kedua bahan memberikan dampak kenyamanan termal yang sama asalkan plafon rumah dipasang tinggi.
Soal No. 3Level C4 (Menganalisis)
Stimulus Kasus / Data Pengamatan:Perhatikan grafik pemanasan 500 gram es bersuhu -5°C hingga menjadi air bersuhu 40°C pada tekanan 1 atm. Terdapat garis horizontal mendatar pada suhu 0°C selama 4 menit pemanasan tetap berlangsung.

Apakah yang terjadi pada partikel zat selama garis horizontal mendatar tersebut berlangsung?

A.Suhu air terus naik drastis karena kalor digunakan untuk mempercepat getaran partikel es.
B.Kalor yang diserap tidak digunakan untuk menaikkan suhu, melainkan untuk memutuskan ikatan antarmolekul es (kalor lebur).
C.Energi kalor hilang ke lingkungan sekitar karena es tidak mampu menyerap kalor lagi.
D.Massa es bertambah akibat penggabungan partikel udara yang dingin di sekitar beker.
Soal No. 4Level C5 (Mengevaluasi)
Stimulus Kasus / Data Pengamatan:Seorang teknisi rel kereta api menemukan bahwa jarak celah sambungan rel sebesar 5 mm sering kali rapat sempurna pada siang hari dan menyisakan celah 8 mm pada malam hari yang dingin. Suatu ketika, rel dipasang tanpa celah sambungan sama sekali untuk menghemat biaya.

Prediksikan apa yang akan terjadi pada rel tersebut saat musim kemarau di siang hari yang sangat terik dan jelaskan alasannya!

A.Rel akan tetap lurus karena koefisien muai panjang baja sangat kecil mendekati nol.
B.Rel akan memendek karena kehilangan massa akibat radiasi matahari yang terlalu kuat.
C.Rel akan melengkung (membengkok) ke samping karena pertambahan panjang baja terhalang oleh batang rel di sebelahnya.
D.Bantalan rel akan hancur dan mencair menjadi cairan logam akibat gesekan udara.
Soal No. 5Level C6 (Mencipta)
Stimulus Kasus / Data Pengamatan:Sebuah tim peneliti ingin merancang termos portabel ramah lingkungan untuk menyimpan vaksin di daerah pelosok tanpa listrik. Mereka memiliki aluminium foil, gabus alami (cork), wol domba, dan tabung kaca berongga ganda.

Susunan lapisan dinding termos manakah dari dalam ke luar yang paling efektif meminimalkan ketiga jenis perpindahan kalor (konduksi, konveksi, dan radiasi)?

A.Aluminium foil di sisi terdalam, lapisan vakum kaca di tengah, dan isolator wol/gabus di sisi paling luar.
B.Besi padat di sisi dalam, aluminium foil di luar, tanpa lapisan ruang hampa.
C.Wol domba di sisi terdalam kontak langsung dengan vaksin, aluminium foil di luar.
D.Kaca bening transparan di sisi dalam dan luar tanpa pelapis pemantul panas.
Bagian II: Soal Uraian Studi Kasus & Pemecahan Masalah2 Butir Soal
Soal Uraian No. 1Bobot Skor Maksimal: 15 Poin
Kasus Kontekstual Dunia Nyata:Di sebuah desa pesisir, nelayan tradisional memanfaatkan angin darat untuk melaut mencari ikan pada malam hari dan angin laut untuk kembali ke pantai pada siang hari.

Jelaskan mekanisme fisika terjadinya angin darat dan angin laut dengan menghubungkan konsep kapasitas kalor jenis daratan vs lautan serta arus konveksi udara!

Lembar Jawaban Uraian Siswa: [ Tuliskan argumentasi, rumus hitungan, dan rekomendasi solusi terstruktur di sini... ]

Pedoman Penskoran & Kata Kunci:

Kata Kunci Jawaban: Kapasitas kalor jenis, Daratan cepat panas & cepat dingin, Lautan lambat berubah suhu, Tekanan udara, Arus konveksi

  • Menjelaskan kapasitas kalor daratan lebih kecil dibanding air laut secara tepat (5 Poin)
  • Menjelaskan perbedaan suhu dan perbedaan tekanan udara darat vs laut pada siang dan malam hari (5 Poin)
  • Menghubungkan perbedaan tekanan dengan arah arus konveksi angin darat dan angin laut secara runtut (5 Poin)
Soal Uraian No. 2Bobot Skor Maksimal: 20 Poin
Kasus Kontekstual Dunia Nyata:Sebuah sekolah ingin mengurangi tagihan listrik AC ruang komputer sebesar 30% tanpa mengurangi jumlah komputer yang beroperasi.

Rancanglah 3 rekomendasi arsitektural dan perilaku warga sekolah berbasis prinsip termodinamika dan perpindahan kalor untuk mewujudkan target penghematan tersebut!

Lembar Jawaban Uraian Siswa: [ Tuliskan argumentasi, rumus hitungan, dan rekomendasi solusi terstruktur di sini... ]

Pedoman Penskoran & Kata Kunci:

Kata Kunci Jawaban: Cross ventilation (ventilasi silang), Insulasi termal dinding/kaca film, Zonasi pembuangan panas CPU, Efisiensi termal

  • Solusi 1: Pemasangan kaca film penolak radiasi infra merah / tirai peneduh (7 Poin)
  • Solusi 2: Penataan exhaust fan khusus jalur buang panas casing komputer ke luar ruangan (7 Poin)
  • Solusi 3: Pembatasan infiltrasi udara panas luar melalui pintu kedap dan pengaturan suhu ideal 24-25°C (6 Poin)
Bagian III: Matriks Kisi-Kisi Penyusunan Soal Asesmen
NoCapaian PembelajaranIndikator Ketercapaian SoalLevel KognitifBentuk Soal
1Menganalisis fenomena kontekstual materi PKN dalam kehidupan nyata.Disajikan stimulus eksperimen/kasus, siswa mampu menganalisis hubungan sebab-akibat antar-variabel secara presisi.C4 (Menganalisis)Pilihan Ganda (No. 1)
2Mengevaluasi alternatif solusi dan efisiensi penerapan prinsip PKN.Disajikan dua pilihan skenario dilematis, siswa mampu mengevaluasi keputusan paling bijaksana berbasis konsep keilmuan.C5 (Mengevaluasi)Pilihan Ganda (No. 2)
3Menginterpretasikan representasi data/grafik dan mendeteksi anomali konsep.Disajikan data tabel atau kutipan ilmiah, siswa mampu membuktikan kebenaran hipotesis secara logis.C4 (Menganalisis)Pilihan Ganda (No. 3)
4Mengevaluasi dampak dan mengantisipasi konsekuensi logis suatu fenomena.Disajikan studi kasus struktural, siswa mampu memprediksi kegagalan fisis/sistemis jika kaidah diabaikan.C5 (Mengevaluasi)Pilihan Ganda (No. 4)
5Merancang model atau komposisi solusi baru yang terintegrasi (Mencipta).Disajikan tantangan desain praktis, siswa mampu merancang kombinasi komponen atau sintesis kalimat efektif terbaik.C6 (Mencipta)Pilihan Ganda (No. 5)
6Menyelesaikan masalah kompleks melalui penalaran mendalam dan elaborasi tertulis.Disajikan kasus dunia nyata, siswa mampu menganalisis mekanisme dasar dan menyusun penjelasan ilmiah secara runtut.C4 & C5Uraian Kasus (No. 1 & 2)

Mengetahui,

Kepala SMA Negeri 1 Prestasi Bangsa

Drs. Bambang Hidayat, M.M.

NIP. 19681120 199403 1 002

Kota Pengujian, 15 Juli 2025

Ketua Tim Pengembang Soal

Tim MGMP / KKG Terakreditasi

NIP. 19820315 200501 1 004

Perangkat Pembelajaran Terkait (PKN Kelas 10 SMA)

Pilih Tingkat Kelas Lain untuk PKN:

Tanya Jawab (FAQ) Bank Soal PKN

Mengapa bank soal PKN Kelas 10 SMA ini berlabel HOTS?

Setiap butir soal dikembangkan berbasis stimulus nyata (studi kasus empiris, grafik data, atau eksperimen) yang menguji level kognitif C4 (Menganalisis), C5 (Mengevaluasi), dan C6 (Mencipta) sesuai standar Taksonomi Bloom revisi dan Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025.

Apakah naskah soal ini dilengkapi kunci jawaban dan kisi-kisi resmi?

Ya, naskah ini lengkap memuat kunci jawaban, pembahasan rasional mendalam untuk menganalisis pengecoh, pedoman penskoran uraian bertingkat, serta matriks kisi-kisi penyusunan soal.

Bagaimana cara mengunduh dan mencetak naskah soal ini untuk ujian di sekolah?

Anda dapat menggunakan tombol "Unduh DOCX" di bagian atas naskah untuk mengunduh dokumen Microsoft Word terformat rapi, atau klik "Cetak Naskah" untuk mencetak langsung ke kertas A4.

Butuh Menghasilkan Paket Soal Tambahan dengan Kisi-Kisi Kustom?

Gunakan Soal Studio untuk merancang 20-50 variasi soal asesmen sumatif, kunci jawaban, dan kisi-kisi lengkap untuk keperluan penilaian sekolah Anda.

Buka di Studio Soal