Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025Fase C • SDSemester 1 (Ganjil)

Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Seni Budaya Kelas 6 SD

Panduan aktivitas penyelidikan siswa berbasis Deep Learning: Mindful, Meaningful, dan Joyful. Dilengkapi lembar pengamatan terstruktur, studi kasus fenomena nyata, dan rubrik asesmen kinerja.

Format Standar Permendikdasmen No. 13/2025
Edit di Studio

PEMERINTAH PROVINSI / KABUPATEN DINAS PENDIDIKAN

SD Negeri 1 Percontohan

Jalan Pendidikan Nasional No. 1 • Akreditasi A • Kurikulum Merdeka 2025

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Model Pembelajaran Mendalam (Deep Learning): Mindful, Meaningful, & Joyful

Identitas Peserta Didik & Kelompok Kerja2025/2026
Nama Kelompok: .....................................................
Anggota

1. ........................................................... (Ketua)

2. ........................................................... (Notulen)

3. ........................................................... (Praktisi)

4. ........................................................... (Presenter)

Mata Pelajaran: Seni Budaya
Kelas / Fase: Kelas 6 SD (Fase C)
Semester: 1 (Ganjil)
Alokasi Waktu: 2 Jam Pelajaran (2 x 40 Menit)
Paraf Guru / Nilai: [ _______________ / 100 ]
A. Tujuan Pembelajaran & Pendekatan Deep Learning
  1. Melalui penyelidikan kelompok, peserta didik mampu mengidentifikasi karakteristik dan prinsip dasar eksplorasi stilasi ragam hias tradisional pada komposisi visual modern secara teliti.
  2. Peserta didik mampu mengumpulkan, mencatat, dan mengolah data empiris pengamatan ke dalam tabel terstruktur dengan penuh integritas.
  3. Peserta didik mampu mempresentasikan temuan analisis kritis dan merefleksikan kebermanfaatan materi dalam memecahkan masalah kontekstual nyata.
1. Mindful (Berkesadaran)

Siswa hadir penuh, tenang, dan fokus memperhatikan fenomena awal melalui pernapasan terarah sebelum memulai investigasi.

2. Meaningful (Bermakna)

Aktivitas menghubungkan konsep teori dengan pemecahan masalah dunia nyata yang dihadapi masyarakat.

3. Joyful (Gembira)

Penyelidikan dilakukan dalam iklim kolaboratif yang hangat, interaktif, dan merayakan setiap penemuan ide kreatif.

B. Alat, Bahan & Sumber Belajar
Buku gambar ukuran A4 / kertas gambar 150 gsm
Pensil 2B, penghapus lunak, dan spidol drawing pen 0.5
Cat air / pensil warna / spidol warna
Kumpulan kartu referensi motif batik tradisional nusantara
C. Stimulus Masalah Nyata (Orientasi Kontekstual)

Transformasi Nilai Filosofis Motif Nusantara ke dalam Desain Kreatif Kontemporer

Batik bukan sekadar gambar pola berulang, melainkan bahasa visual yang sarat filosofi hidup. Bagaimana generasi muda dapat menyederhanakan (stilasi) atau memadukan motif adiluhung seperti Kawung atau Parang menjadi karya seni terapan yang segar dan disukai zaman sekarang tanpa menghilangkan marwah maknanya?

Pertanyaan Pemantik: "Bagaimana teknik stilasi (penyederhanaan bentuk alam) dilakukan tanpa menghilangkan karakter inti motif aslinya?"
D. Langkah Kerja & Prosedur Penyelidikan
1
Eksplorasi Motif Sumber

Pilih satu motif tradisional Nusantara (misal: Motif Kawung, Megamendung, Paq Tedong).

2
Sketsa Stilasi Geometris

Gambarkan bentuk dasar motif dan buat 3 alternatif variasi stilasi bentuk (organik, geometris, atau modular).

3
Penyusunan Pola Ritmis (Irama)

Susun modul motif tersebut dengan menerapkan prinsip perulangan teratur (repetisi), transisi, atau oposisi kontras.

4
Penerapan Skema Warna Harmonis

Terapkan pilihan skema warna komplementer atau analog dengan gradasi yang rapi.

5
Penyusunan Catatan Narasi Filosofis

Tuliskan deskripsi 3-5 kalimat di sudut lembar kerja mengenai makna pesan moral karya seni yang dibuat.

E. Tabel Pengumpulan Data & Hasil Observasi
Tabel 1: Matriks Transformasi Visual Motif Ragam Hias
Elemen VisualKarakter Motif Tradisional AsliBentuk Hasil Modifikasi / StilasiMakna Filosofis Simbolik
Bentuk Inti (Modul)Empat elips simetris menyerupai buah kolang-kaling berpusat satu titikBentuk teardrop modern berirama asimetris dinamisKesucian hati dan pengendalian diri empat nafsu
Garis & TeksturGaris isen cecek halus dan canting lilinGaris kontur tegas monoline menggunakan drawing penKeteguhan prinsip hidup yang tidak mudah goyah
PewarnaanWarna klasik sogan cokelat dan indigo biru tuaGradasi warna neon pastel komplementer (tosca & coral)Semangat optimisme generasi baru yang inklusif
(Data Tambahan 1).....................................................................
(Data Tambahan 2).....................................................................
F. Analisis Data & Pertanyaan Kritis (HOTS)

1. Jelaskan perbedaan mendasar antara teknik "stilasi" dengan teknik "deformasi" dalam penciptaan ragam hias seni rupa!

Ruang Jawaban Siswa: [ Tuliskan argumentasi berbasis data hasil pengamatan di sini... ]

Petunjuk Guru: Stilasi menyederhanakan tanpa merusak esensi, deformasi mengubah proporsi secara dramatis untuk kesan ekspresif.

2. Mengapa pemahaman makna filosofis motif menjadi penting sebelum seorang desainer memodifikasi busana atau produk komersial?

Ruang Jawaban Siswa: [ Tuliskan argumentasi berbasis data hasil pengamatan di sini... ]

Petunjuk Guru: Kaitkan dengan etika budaya, penghormatan warisan leluhur, dan pencegahan degradasi nilai sakral.

G. Lembar Refleksi Berkesadaran (Teknik 3-2-1)
3 Hal Baru yang Dipahami:

1. ............................................................................................................

2. ............................................................................................................

3. ............................................................................................................

2 Fakta / Penemuan Paling Menarik:

1. ............................................................................................................

2. ............................................................................................................

1 Pertanyaan yang Masih Membuat Penasaran:

1. ............................................................................................................

H. Rubrik Penilaian Kinerja Peserta Didik
Aspek PenilaianMahir (Skor 4)Berkembang (Skor 3)Awal (Skor 1-2)
Keterampilan Penyelidikan & Kerja SamaSemua anggota tim aktif berbagi peran, menjalankan prosedur dengan cermat, dan saling mendukung (Skor 4).Bekerja sama cukup baik, menjalankan prosedur dengan sedikit panduan guru (Skor 3).Pasif, hanya mengandalkan satu teman dalam menyelesaikan tugas (Skor 1-2).
Ketepatan Data & Analisis KritisData pengamatan tercatat rapi, akurat, dan analisis jawaban kritis menunjukkan nalar mendalam yang logis (Skor 4).Data pengamatan lengkap, namun analisis pertanyaan kritis masih memerlukan bimbingan konsep (Skor 3).Data tidak lengkap dan kesimpulan tidak selaras dengan fakta pengamatan (Skor 1-2).
Kualitas Refleksi & KomunikasiMampu merefleksikan proses belajar secara jujur dan mengomunikasikan hasil kerja dengan percaya diri (Skor 4).Menulis refleksi dengan baik dan mampu menjawab pertanyaan diskusi sederhana (Skor 3).Refleksi belum terisi atau hanya menjawab sepatah kata (Skor 1-2).

Mengetahui,

Kepala SD Negeri 1 Percontohan

Dr. H. Mulyono, M.Pd.

NIP. 19710814 199702 1 003

Kota Pendidikan, 15 Juli 2025

Guru Pengampu Mata Pelajaran

Tim Guru Penggerak Mata Pelajaran

NIP. 19840512 200801 1 008

Perangkat Pembelajaran Terkait (Seni Budaya Kelas 6 SD)

Pilih Tingkat Kelas Lain untuk Seni Budaya:

Tanya Jawab (FAQ) LKPD Seni Budaya

Apakah LKPD Seni Budaya Kelas 6 SD ini dapat langsung dicetak untuk siswa?

Ya, format LKPD ini dirancang berstandar A4 resmi siap cetak dan dapat langsung digunakan untuk pembelajaran tatap muka di kelas atau dibagikan secara digital dalam bentuk PDF/DOCX.

Bagaimana keselarasan LKPD ini dengan Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025?

LKPD ini secara penuh mengadopsi kerangka Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dengan 3 pilar: Berkesadaran (Mindful), Bermakna (Meaningful), dan Menggembirakan (Joyful), serta memfasilitasi penalaran kritis Profil Lulusan.

Apakah tabel pengamatan dan instrumen dapat dimodifikasi sesuai sarana sekolah kami?

Tentu. Anda dapat membuka dan menyesuaikan LKPD ini di Studio AI untuk mengubah alat, bahan, atau jumlah pertanyaan sesuai ketersediaan sarana laboratorium di sekolah Anda.

Ingin Menyesuaikan Lembar Kerja dengan Alat Lab Sekolah Anda?

Gunakan Worksheet Studio untuk menyesuaikan instruksi praktikum, jumlah tabel pengamatan, dan kriteria rubrik unjuk kerja secara mudah.

Buka di Studio LKPD