Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Seni Budaya Kelas 9 SMP
Panduan aktivitas penyelidikan siswa berbasis Deep Learning: Mindful, Meaningful, dan Joyful. Dilengkapi lembar pengamatan terstruktur, studi kasus fenomena nyata, dan rubrik asesmen kinerja.
PEMERINTAH PROVINSI / KABUPATEN DINAS PENDIDIKAN
SMP Negeri 1 Teladan
Jalan Pendidikan Nasional No. 1 • Akreditasi A • Kurikulum Merdeka 2025
Model Pembelajaran Mendalam (Deep Learning): Mindful, Meaningful, & Joyful
1. ........................................................... (Ketua)
2. ........................................................... (Notulen)
3. ........................................................... (Praktisi)
4. ........................................................... (Presenter)
- Melalui penyelidikan kelompok, peserta didik mampu mengidentifikasi karakteristik dan prinsip dasar eksplorasi stilasi ragam hias tradisional pada komposisi visual modern secara teliti.
- Peserta didik mampu mengumpulkan, mencatat, dan mengolah data empiris pengamatan ke dalam tabel terstruktur dengan penuh integritas.
- Peserta didik mampu mempresentasikan temuan analisis kritis dan merefleksikan kebermanfaatan materi dalam memecahkan masalah kontekstual nyata.
Siswa hadir penuh, tenang, dan fokus memperhatikan fenomena awal melalui pernapasan terarah sebelum memulai investigasi.
Aktivitas menghubungkan konsep teori dengan pemecahan masalah dunia nyata yang dihadapi masyarakat.
Penyelidikan dilakukan dalam iklim kolaboratif yang hangat, interaktif, dan merayakan setiap penemuan ide kreatif.
Transformasi Nilai Filosofis Motif Nusantara ke dalam Desain Kreatif Kontemporer
Batik bukan sekadar gambar pola berulang, melainkan bahasa visual yang sarat filosofi hidup. Bagaimana generasi muda dapat menyederhanakan (stilasi) atau memadukan motif adiluhung seperti Kawung atau Parang menjadi karya seni terapan yang segar dan disukai zaman sekarang tanpa menghilangkan marwah maknanya?
Pilih satu motif tradisional Nusantara (misal: Motif Kawung, Megamendung, Paq Tedong).
Gambarkan bentuk dasar motif dan buat 3 alternatif variasi stilasi bentuk (organik, geometris, atau modular).
Susun modul motif tersebut dengan menerapkan prinsip perulangan teratur (repetisi), transisi, atau oposisi kontras.
Terapkan pilihan skema warna komplementer atau analog dengan gradasi yang rapi.
Tuliskan deskripsi 3-5 kalimat di sudut lembar kerja mengenai makna pesan moral karya seni yang dibuat.
| Elemen Visual | Karakter Motif Tradisional Asli | Bentuk Hasil Modifikasi / Stilasi | Makna Filosofis Simbolik |
|---|---|---|---|
| Bentuk Inti (Modul) | Empat elips simetris menyerupai buah kolang-kaling berpusat satu titik | Bentuk teardrop modern berirama asimetris dinamis | Kesucian hati dan pengendalian diri empat nafsu |
| Garis & Tekstur | Garis isen cecek halus dan canting lilin | Garis kontur tegas monoline menggunakan drawing pen | Keteguhan prinsip hidup yang tidak mudah goyah |
| Pewarnaan | Warna klasik sogan cokelat dan indigo biru tua | Gradasi warna neon pastel komplementer (tosca & coral) | Semangat optimisme generasi baru yang inklusif |
| (Data Tambahan 1) | ....................... | ....................... | ....................... |
| (Data Tambahan 2) | ....................... | ....................... | ....................... |
1. Jelaskan perbedaan mendasar antara teknik "stilasi" dengan teknik "deformasi" dalam penciptaan ragam hias seni rupa!
Ruang Jawaban Siswa: [ Tuliskan argumentasi berbasis data hasil pengamatan di sini... ]
Petunjuk Guru: Stilasi menyederhanakan tanpa merusak esensi, deformasi mengubah proporsi secara dramatis untuk kesan ekspresif.
2. Mengapa pemahaman makna filosofis motif menjadi penting sebelum seorang desainer memodifikasi busana atau produk komersial?
Ruang Jawaban Siswa: [ Tuliskan argumentasi berbasis data hasil pengamatan di sini... ]
Petunjuk Guru: Kaitkan dengan etika budaya, penghormatan warisan leluhur, dan pencegahan degradasi nilai sakral.
1. ............................................................................................................
2. ............................................................................................................
3. ............................................................................................................
1. ............................................................................................................
2. ............................................................................................................
1. ............................................................................................................
| Aspek Penilaian | Mahir (Skor 4) | Berkembang (Skor 3) | Awal (Skor 1-2) |
|---|---|---|---|
| Keterampilan Penyelidikan & Kerja Sama | Semua anggota tim aktif berbagi peran, menjalankan prosedur dengan cermat, dan saling mendukung (Skor 4). | Bekerja sama cukup baik, menjalankan prosedur dengan sedikit panduan guru (Skor 3). | Pasif, hanya mengandalkan satu teman dalam menyelesaikan tugas (Skor 1-2). |
| Ketepatan Data & Analisis Kritis | Data pengamatan tercatat rapi, akurat, dan analisis jawaban kritis menunjukkan nalar mendalam yang logis (Skor 4). | Data pengamatan lengkap, namun analisis pertanyaan kritis masih memerlukan bimbingan konsep (Skor 3). | Data tidak lengkap dan kesimpulan tidak selaras dengan fakta pengamatan (Skor 1-2). |
| Kualitas Refleksi & Komunikasi | Mampu merefleksikan proses belajar secara jujur dan mengomunikasikan hasil kerja dengan percaya diri (Skor 4). | Menulis refleksi dengan baik dan mampu menjawab pertanyaan diskusi sederhana (Skor 3). | Refleksi belum terisi atau hanya menjawab sepatah kata (Skor 1-2). |
Mengetahui,
Kepala SMP Negeri 1 Teladan
Dr. H. Mulyono, M.Pd.
NIP. 19710814 199702 1 003
Kota Pendidikan, 15 Juli 2025
Guru Pengampu Mata Pelajaran
Tim Guru Penggerak Mata Pelajaran
NIP. 19840512 200801 1 008
Perangkat Pembelajaran Terkait (Seni Budaya Kelas 9 SMP)
Pilih Tingkat Kelas Lain untuk Seni Budaya:
Tanya Jawab (FAQ) LKPD Seni Budaya
Apakah LKPD Seni Budaya Kelas 9 SMP ini dapat langsung dicetak untuk siswa?
Ya, format LKPD ini dirancang berstandar A4 resmi siap cetak dan dapat langsung digunakan untuk pembelajaran tatap muka di kelas atau dibagikan secara digital dalam bentuk PDF/DOCX.
Bagaimana keselarasan LKPD ini dengan Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025?
LKPD ini secara penuh mengadopsi kerangka Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dengan 3 pilar: Berkesadaran (Mindful), Bermakna (Meaningful), dan Menggembirakan (Joyful), serta memfasilitasi penalaran kritis Profil Lulusan.
Apakah tabel pengamatan dan instrumen dapat dimodifikasi sesuai sarana sekolah kami?
Tentu. Anda dapat membuka dan menyesuaikan LKPD ini di Studio AI untuk mengubah alat, bahan, atau jumlah pertanyaan sesuai ketersediaan sarana laboratorium di sekolah Anda.
Ingin Menyesuaikan Lembar Kerja dengan Alat Lab Sekolah Anda?
Gunakan Worksheet Studio untuk menyesuaikan instruksi praktikum, jumlah tabel pengamatan, dan kriteria rubrik unjuk kerja secara mudah.